kemarin, aku merayakan kesepianku..
genap 2 tahun sejak aku mengucap kata perpisahan..
maaf, mungkin memang aku yang salah..
mungkin memang aku yang terlalu egois..
mungkin memang aku yang terlalu menaruh semua harapku padamu..
mungkin memang aku yang terlalu tak bisa memahamimu..
mungkin memang aku yang terlalu kekanak-kanak'an..
maaf.. sungguh aku ingin mengucapkannya padamu..
entah kau terima atau tidak kata maaf ini..
tapi sungguh, dari lubuk hati, rasanya ingin sekali ku ucapkan padamu..
maaf, mungkin 2 tahun yang lalu aku telah mengambil sebuah keputusan bodoh..
sebuah keputusan yang selama 2 tahun ini terlanjur menyiksa batinku..
kini saat kau tak kembali, tepat sehari setelah perayaan kesepianku.
aku melihatmu bersama wanita pilihanmu..
tak terucap sepatah katapun di bibirku..
tak sanggup aku mengucap apapun..
hanya air mata yang tetiba menetes tanpa henti..
tanpa peduli dimana aku sedang berada..
tanpa peduli bahwa yang kulihat hanya sebuah foto di media sosial..
biar aku yang pergi..
biar aku menepi.. bukan lelah menanti..
namun, apalah artinya cinta pada bayangan..
pedih.. sakit.. sesak.. tak mampu berucap apapun..
duniaku seakan runtuh seketika..
harapanku seakan lenyap seketika..
mimpiku seakan terbang melayang pergi..
setelah aku sadar diri, kau tlah jauh pergi, tinggalkan aku yang menggigil sendiri..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar